Salam Sejahtera

Mendengarkan mereka berbicara, lalu turut merasakan apa yang  mereka katakan, benar-benar sebuah pengalaman yang penuh dengan pencerahan jiwa.  Harus saya akui, banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan tatkala berinteraksi dengan mereka, para petani pemilik negeri dan masyarakat desa di sekitar hutan.  Kearifan lokal yang mereka tunjukan, bertautan dengan tutur santun dalam runtaian kalimat sederhana.

Dorongan untuk turut merasakan apa yang mereka katakan dan belajar mendengarkan apa yang tidak mereka katakan, membawa saya mengembara ke batas-batas hutan Jawa dan Madura.  Cerita duka mereka yang terbungkus tawa, sepertinya telah menjadi candu kalbu yang terus menerus menggerus rindu untuk bertemu.  Ya, saya telah begitu jatuh cinta pada mereka.

Jika pun seringkali saya diminta untuk berbicara di hadapan mereka, sekedar untuk berbagi solusi dan arah jalan menuju pulau harapan, sesungguhnya merekalah yang telah menunjukan arah hidup saya, menabur benih solusi atas segala hal yang saya anggap masalah bagi bangsa ini.  Merekalah, solusi bagi negeri ini untuk kembali bangkit dan kembali mengukir kejayaan Sriwijaya dan Majapahit.

Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa masyarakat desa hutan, memiliki potensi besar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang batas hutan Jawa Madura.  Mereka adalah komunitas yang kaya dengan sumberdaya, meskipun pada saat bersamaan, mereka pun komunitas yang miskin, komunitas yang lemah secara ekonomi dan karenanya lemah pula secara politik.

Tibalah bagian terberat dari peran yang ingin saya baktikan pada negeri.  Peran untuk Mengatakan Apa yang Mereka Rasakan, kepada anda semua, Garuda Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang saya cintai.   Bantulah saya untuk selalu dapat belajar Merasakan Apa yang Mereka Katakan dan belajar Mengatakan Apa yang Mereka Rasakan, melalui Blog ini.

( Blora, 16 Agustus 2008 )

Note      : Kembaratani’s Blog adalah Blog milik pribadi yang tidak ada kaitannya dengan institusi atau lembaga manapun.  Seluruh isi dari Blog ini mewakili pikiran, perasaan serta opini saya pribadi dan tidak mewakili maupun mengatasnamakan pihak manapun.